Beberapa spesies angsa adalah makhluk migran. Saat musim kawin, cuaca berubah, atau merasa bakal gagal bersaing dengan sesama unggas, sekawanan angsa bakal berpindah ke tempat lain. Mereka bakal mencari tempat tinggal baru yang mungkin buat menyambung hidup. Tapi, saat cuaca di tempat asal mereka nyaman, kawanan itu bakal bermigrasi kembali ke lingkungan awal.
Ternyata, bukan cuma angsa lho yang doyan pindah tempat tinggal. Manusia juga makhluk hidup yang senang bemigrasi. Saat zaman batu, manusia hidup nomaden. Mereka tinggal berpindah-pindah sesuai dengan kondisi alam. Di zaman modern ini, cara hidup nomaden, ternyata, tetap dianut sama sebagian orang. Hmm, nggak sepenuhnya pindah tempat tinggal sih. Tapi, cuma migrasi berkala untuk urusan tempat istirahat. Kalo biasanya tidur di kamar, mereka memilih pindah ke tempat lain buat merehatkan badan.
Sebagian orang punya tempat istirahat favorit selain di kamar, seperti 53,2 persen responDet. Sebanyak 51,6 persen responDet menjadikan ruang depan TV sebagai salah satu tempat istirahat favorit selain kamar. Selain itu, sofa (22,4 persen) dan ruang tamu (16,4 persen) adalah kandidat favorit buat migrasi pulau kapuk.
Alternatif pulau kapuk tersebut mereka pilih karena nyaman (52,1 persen), punya fasilitas tertentu (30,6 persen), atau sepi (8,2 persen). Mayoritas (68,0 persen) responDet migrasi ke tempat-tempat favorit mereka itu, terutama saat tidur siang. Tapi, ada juga yang pindah tempat tidur saat tidur malam (18,7 persen) dan bahkan tiap kali merebahkan badan (13,2 persen).
Hakim termasuk salah seorang responDet yang doyan jadiin ruang TV sebagai kamar. Hakim mengaku, ruangan itu emang mendukung banget buat dijadiin tempat istirahat favorit selain kamar. "Selama ini, aku emang sering banget tidur di depan TV. Secara aku tuh doyan nonton, jadi kadang-kadang sampai ketiduran dan akhirnya jadi kebiasaan", ungkap cowok yang bersekolah di SMA Gema 45 itu.
Hakim doyan istirahat di depan TV lantaran merasa nyaman. Sembari tiduran, dia bisa nonton acara TV yang menarik. "Enak. Bisa bantu istirahat mata sambil nonton acara TV. Badannya juga bisa istirahat karena sambil rebahan. Mantaplah," imbuh Hakim.
ResponDet cewek dari SMPN 16, Dyah Wahyu, juga memilih di depan TV sebagai tempat istirahat favoritnya selain kamar. Terutama saat tidur siang. "Aku tuh kalau pulang sekolah biasanya emang langsung nongkrong di depan TV. Ngistirahatin badan dan otak setelah dari pagi di sekolah. Emang tempat itu jadi favorit aku banget kalau lagi malas di kamar buat bobok siang", ceritanya.
Berbeda dengan dua responDet di atas, Maydika Hery dari SMA 17 Agustus 1945 lebih memilih sofa untuk dijadiin tempat istirahat . Ya, mungkin karena empuknya ngak beda jauh ma kasur kali, ya hehehe.. "Kalau nggak istirahat di kasur sih, aku emang lebih milih istirahat di sofa, ya kebetulan emang posisi sofa yang biasa aku tidurin pas banget dekat jendela. Jadi, kalau mau tidur siang tuh enak banget, kena semilir-semilir angin, nyaman bangetlah pokoknya," curhat cewek satu tersebut.
Selain kondisi tempat, suasana jadi faktor yang ngefek banget buat ngedukung istirahat para responDet. Salah seorang yang menyetujuinya adalah Diaz di SMA GIKI 2. "Suasana yang sepi emang aku banget, apalagi kalau buat istirahat. Nah, di rumahku tuh, ruang tamulah yang menurutku sepi, kecuali kalau ada tamu, ya, he he..Jadi, kalau habis dari mana-mana gitu, aku langsung tiduran di ruang tamu," cuapnya.
sumber : jawapos.com
Ternyata, bukan cuma angsa lho yang doyan pindah tempat tinggal. Manusia juga makhluk hidup yang senang bemigrasi. Saat zaman batu, manusia hidup nomaden. Mereka tinggal berpindah-pindah sesuai dengan kondisi alam. Di zaman modern ini, cara hidup nomaden, ternyata, tetap dianut sama sebagian orang. Hmm, nggak sepenuhnya pindah tempat tinggal sih. Tapi, cuma migrasi berkala untuk urusan tempat istirahat. Kalo biasanya tidur di kamar, mereka memilih pindah ke tempat lain buat merehatkan badan.
Sebagian orang punya tempat istirahat favorit selain di kamar, seperti 53,2 persen responDet. Sebanyak 51,6 persen responDet menjadikan ruang depan TV sebagai salah satu tempat istirahat favorit selain kamar. Selain itu, sofa (22,4 persen) dan ruang tamu (16,4 persen) adalah kandidat favorit buat migrasi pulau kapuk.
Alternatif pulau kapuk tersebut mereka pilih karena nyaman (52,1 persen), punya fasilitas tertentu (30,6 persen), atau sepi (8,2 persen). Mayoritas (68,0 persen) responDet migrasi ke tempat-tempat favorit mereka itu, terutama saat tidur siang. Tapi, ada juga yang pindah tempat tidur saat tidur malam (18,7 persen) dan bahkan tiap kali merebahkan badan (13,2 persen).
Hakim termasuk salah seorang responDet yang doyan jadiin ruang TV sebagai kamar. Hakim mengaku, ruangan itu emang mendukung banget buat dijadiin tempat istirahat favorit selain kamar. "Selama ini, aku emang sering banget tidur di depan TV. Secara aku tuh doyan nonton, jadi kadang-kadang sampai ketiduran dan akhirnya jadi kebiasaan", ungkap cowok yang bersekolah di SMA Gema 45 itu.
Hakim doyan istirahat di depan TV lantaran merasa nyaman. Sembari tiduran, dia bisa nonton acara TV yang menarik. "Enak. Bisa bantu istirahat mata sambil nonton acara TV. Badannya juga bisa istirahat karena sambil rebahan. Mantaplah," imbuh Hakim.
ResponDet cewek dari SMPN 16, Dyah Wahyu, juga memilih di depan TV sebagai tempat istirahat favoritnya selain kamar. Terutama saat tidur siang. "Aku tuh kalau pulang sekolah biasanya emang langsung nongkrong di depan TV. Ngistirahatin badan dan otak setelah dari pagi di sekolah. Emang tempat itu jadi favorit aku banget kalau lagi malas di kamar buat bobok siang", ceritanya.
Berbeda dengan dua responDet di atas, Maydika Hery dari SMA 17 Agustus 1945 lebih memilih sofa untuk dijadiin tempat istirahat . Ya, mungkin karena empuknya ngak beda jauh ma kasur kali, ya hehehe.. "Kalau nggak istirahat di kasur sih, aku emang lebih milih istirahat di sofa, ya kebetulan emang posisi sofa yang biasa aku tidurin pas banget dekat jendela. Jadi, kalau mau tidur siang tuh enak banget, kena semilir-semilir angin, nyaman bangetlah pokoknya," curhat cewek satu tersebut.
Selain kondisi tempat, suasana jadi faktor yang ngefek banget buat ngedukung istirahat para responDet. Salah seorang yang menyetujuinya adalah Diaz di SMA GIKI 2. "Suasana yang sepi emang aku banget, apalagi kalau buat istirahat. Nah, di rumahku tuh, ruang tamulah yang menurutku sepi, kecuali kalau ada tamu, ya, he he..Jadi, kalau habis dari mana-mana gitu, aku langsung tiduran di ruang tamu," cuapnya.
sumber : jawapos.com


Tidak ada komentar:
Posting Komentar